Tuesday, July 3, 2012

Paberik Badjoe Bandung


Dalam era persaingan industri pakaian yang tak terhindarkan dan sangat ketat, inovasi produk tentunya menjadi hal yang paling menentukan dalam konteks kelangsungan bisnis tersebut. Sebuah industri tak akan berkembang bahkan maju kalau tak memerhatikan aspek inovasi atau pengembangan produk, ekspansi usaha, maksimalisasi layanan, maupun “perang harga”.

Hal demikian disadari betul oleh Factory Outlet Paberik badjoe yang menyediakan barang-barang impor namun dengan harga yang murah. Sebagaimana diketahui, bahwa masyarakat kita begitu gandrung dengan berbagai barang berlabel impor atau luar negeri sehingga berapapun harganya tetap banyak saja yang membelinya. Apalagi kalau barang-barang tersebut murah dan berkualitas.
Kualitas barang impor, namun harga terjangkau. Itulah kira-kira tagline dari Paberik Badjoe sehingga tak heran FO ini disemuti oleh penyuka pakaian impor. Meski labelnya Paberik Badjoe namun ternyata yang dijual bukan hanya baju, tapi juga aksesoris perempuan, sepatu, topi, kemeja, celana formil, dress, sampai kaos kaki semuanya lengkap ada di Paberik Badjoe. Jadi, tunggu apalagi untuk datang ke FO langka ini!
Kok bisa demikian? Karena ternyata yang dimaksud dengan barang impor itu adalah pakaian dan berbagai aksesorisnya diproduksi sendiri namun dengan kualitas produk dan bahan-bahan yang digunakan sama dengan kualitas impor. Mereka memproduksi baju-bajunya tepat dibelakang FO-nya sendiri.
Lokasi
Factory Outlet Paberik Badjoe berada di Jalan Soekarno Hatta, No 51, Bandung. Letaknya persis berada di depan Carrefour dan Rumah Makan Cibiuk, di perempatan Jalan Buah Batu dan Jalan Samsat.
Selamat Berbelanja!

Buku Murah di Palasari Bandung


Butuh buku murah? Kalau di Jakarta kita bisa datang ke sentra penjualan buku murah di Kwitang, Bandung juga punya sentra penjualan buku murah yang berada, salah satunya, di Palasari. Buku apapun yang Anda cari dijamin bakal didapatkan karena memang koleksi buku-buku yang ada di Palasari ini sangat lengkap mulai dari buku sekolah, kuliahan, berbagai bidang keilmuan, novel, kumpulan cerpen, dsb.

Palasari Bandung merupakan pasar khusus untuk menjual buku-buku murah baik lokal maupun luar. Pasar ini tak pelak menjadi pasar favorit terutama bagi mereka yang hobinya mencari buku-buku diskon dan murah (harganya jauh dibawah toko-toko buku besar seperti Gramedia, Gunung Agung). Palasari ini sangat terkenal dengan bursa buku murahnya dan kelengkapan koleksi buku dari beragam tema.
Palasari Bandung banyak dikerumuni oleh para pelajar yang memang rata-rata tak memiliki dana leluasa untuk membeli buku “standar”. Buku-buku di Palasari rata-rata didiskon karena memang sengaja untuk menarik minat para pengunjung dan pembeli. Kalau Anda pandai dalam beradu harga bukan suatu yang mustahil jika harga yang akan didapatkan dari sebuah buku jauh dibawah harga normal.
Palasari Bandung, selain menjual buku-buku juga ada jasa penyampulan buku dengan harga yang sangat terjangkau. Kisaran harganya antara Rp 2.000 – 3.000 saja. Namun biasanya setiap membeli buku-buku di Palasari sudah langsung mendapatkan penyampulan gratis. Kalau sudah demikian, tak ada alasan bagi Anda untuk tidak mengunjungi Palasari untuk mendapatkan buku-buku murah namun tetap berkualitas.
Lokasi
Terletak di Jalan Palasari, Cibiru Bandung, Jawa Barat.

Rumah Mode Bandung


Bandung memang layak disebut sebagai kota mode Indonesia karena masyarakatnya yang melek mode. Setiap tren mode yang tengah booming dan ramai dibicarakan tersedia di Bandung. Mulai dari mode kelas dunia yang kerap dipakai artis-artis Hollywood, sampai mode yang sedang nge-tren di kalangan artis-artis nasional dan lokal. Bandung memang selalu gemerlap dengan tren mode yang tak pernah ketinggalan zaman.

Oleh sebab itu, jika Anda berniat atau bahkan sedang berada di Bandung, mampir ke pusat-pusat mode Kota Kembang adalah hal yang mesti dilakukan jika tak ingin disebut tak bermode atau kampungan. Salah satu lokasi yang bisa Anda tuju ialah Rumah Mode Bandung yang bukan hanya menyediakan pakaian dengan tren kekinian, namun dari sisi bangunan juga berbeda dengan suasana pusat pebelanjaan lainnya.
Nyaman dan Asri
Factory Outlet Rumah Mode Bandung didesain secara khusus dengan menampilkan suasana perbelanjaan yang nyaman, asri dan sangat happy. Karena hal itulah, tak heran jika tempat ini kini sedang ngetren banget dikalangan fashionista Kota Bandung. Yang unik dari tempat ini ialah bentuk bangunannya yang tak seperti gedung-gedung tempat perbelanjaan lain yang menjulang, namun lebih ramah dan “membumi” layaknya sebuah rumah dengan hiasan taman didepannya yang luas lengkap dengan air mancurnya.
Factory outlet ini memiliki konsep one stop shopping dimana dalam satu tempat bisa menyediakan aneka macam busana atau pakaian yang sedang tren-trennya. Selain mode terbaru dari pakaian, tas, sepatu, dan berbagai kelengkapan lainnya juga dilengkapi dengan café untuk bersantai atau kongkow bareng keluarga, sahabat maupun teman selepas berbelanja.
Untuk masalah harga jangan terlalu risau. Dijamin tak ada perbedaan harga yang mencolok dengan tempat lainnya. Paling ada beberapa item saja yang harganya lebih mahal sedikit itupun dengan kualitas yang terbaik.
Lokasi
Rumah Mode ini berada di Jalan Setiabudi No. 41 Bandung. Lokasinya sangat strategis dan mudah sekali untuk dijangkau.

Candi Cangkuang Garut


Garut mungkin lebih dikenal sebagai produsen dodol. Tetapi sebenarnya kota kecil ini memiliki pemandangan alam yang indah. Kabarnya, aktor Inggris Charlie Chaplin pernah berkunjung ke Garut dan menjulukinya “Switzerland of Java”.

Salah satu objek wisata yang terdapat di Garut adalah Candi Cangkuang di Kecamatan Leles. Tidak seperti Prambanan atau Borobudur, Cangkuang hanya terdiri dari satu candi mungil yang terletak di tengah danau bernama sama — Situ Cangkuang.
Ketika tiba di tepi danau, yang pertama kali terlihat adalah jajaran rakit bambu aneka warna. Jauh lebih cantik dari rakit yang pernah saya lihat. Penumpang dapat duduk di dua bangku panjang berhadapan di bagian tengah.
Situ Cangkuang dikelilingi beberapa gunung dengan pemandangan indah. Foto: Olenka Priyadarsani
Sementara itu bagian dasar rakit terbuat dari bambu-bambu panjang yang disatukan, dengan bagian depan runcing. Rakit-rakit inilah yang dapat disewa untuk menyeberangkan wisatawan ke lokasi candi.
Tarif sewa rakit cukup murah yaitu Rp 4 ribu per orang bolak-balik. Namun dengan catatan penumpang berjumlah 20 orang. Anda harus menunggu penumpang lainnya sampai rakit penuh. Bila tidak mau membuang waktu, Anda dapat menyewa satu rakit seharga Rp 80 ribu, bisa ditawar hingga 60 ribu.
Pulau di tengah danau tidak jauh. Rakit berjalan pelan menyusuri danau yang berwarna kehijauan. Di kejauhan terlihat sisi danau yang dipenuhi bunga-bunga teratai berwarna merah muda. Sementara itu, gunung dan bukit menjadi latar belakang pemandangan.
Gunung yang mengelilingi antara lain Haruman, Malang, Kaledong, dan Guntur. Semakin dekat dengan bibir pulau, bangunan candi kecil makin terlihat jelas.
Cangkuang adalah satu-satunya candi Hindu yang berada di Jawa Barat. Candi yang ditemukan pada tahun 1966 (dan telah direstorasi) ini berada di tengah kompleks makam. Satu makam yang sering dijadikan fokus ziarah kubur adalah makam Eyang Embah Dalem Arif Muhammad, seorang penyebar agama Islam di wilayah tersebut.
Bila Anda ingin melihat beberapa artefak sejarah yang ditemukan di lokasi candi dan makam, silakan berkunjung ke museum di lokasi tersebut. Di sana juga terdapat denah, foto, serta sejarah tentang candi ini. Masih belum puas? Anda dapat bertanya pada petugas museum tentang sejarah cagar budaya di Desa Cangkuang ini.
Satu hal yang tidak boleh terlewatkan adalah mengunjungi Kampung Pulo, kampung adat peninggalan Arif Muhammad. Kampung Pulo terletak di sebelah candi. Di sana terdapat tujuh bangunan yang didiami oleh enam keluarga.
Menurut sejarah, Arif Muhammad memiliki seorang anak laki-laki dan enam anak perempuan. Ia membangun masjid sebagai lambang bagi anak laki-lakinya, dan enam buah rumah untuk anak perempuannya. Secara turun-temurun kampung ini dihuni enam keluarga. Bila ada anggota keluarga yang menikah, ia harus meninggalkan Kampung Pulo. Ada berbagai larangan di kampung ini, salah satunya adalah memelihara hewan berkaki empat.

Pantai Gerupuk, NTB


Indonesia memang dikenal memiliki pantai dengan ombak yang memanjakan para surfer. Salah satunya adalah Pantai Gerupuk, NTB. Gulungan ombaknya siap membuat sensasi seru berselancar! Wisata Indonesia

Pantai Gerupuk merupakan pantai di sebelah timur Pantai Kuta, Lombok. Pantai ini memiliki pemandangan alam yang tidak kalah menariknya dengan pantai-pantai terkenal di Indonesia. Wisata Indonesia
Selain itu, Pantai Gerupuk juga dikenal sebagai tempat berselancar favorit wisatawan lokal dan mancanegara. Ombak di pantai ini seakan tidak ada hentinya memanjakan para surfer. Wisata Indonesia
Uniknya, Pantai Gerupuk memiliki ombak dengan level yang berbeda-beda. Wisatawan akan diantar oleh pemandu ke spot berselancar yang dikehendaki menggunakan boat. Wisata Indonesia
Bagi yang masih pemula, disarankan untuk datang ke Point Turtle. Tempat ini adalah spot yang biasa digunakan bagi wisatawan yang baru belajar berselancar. Wisata Indonesia
Awalnya memang sulit untuk bisa berdiri di atas papan selancar. Akan tetapi, sensasi seru bisa Anda dapatkan ketika bisa menaklukan ombak. Dijamin, Anda akan ketagihan dan ingin mengulangnya beberapa kali. Wisata Indonesia
Puas bermain selancar, lelah sudah pasti akan terasa. Anda bisa beristirahat di bawah pohon sambil menikmati pemandangan pantai. Memesan makanan atau minuman sambil menikmati sunset sepertinya bisa menjadi pengusir lelah Anda.